BENGKALIS [anandadonie.blogspot.com] - Warga Bengkalis kembali dibuat gerah oleh listrik PLN yang selalu padam mendadak. Pasalnya, kondisi listrik seperti itu membuat
sebagian barang elektronik milik warga menjadi rusak.
"Sejumlah alat alat elektronik saya rusak. Kalau sudah seperti ini siapa yang mau bertanggungjawab. Seharusnya PLN profesional, jangan hanya ketika pelanggan terlambat membayar aliran listrik diputus.
Ketika pelanggan dirugikan seperti ini, mereka juga seharusnya memberikan kompensasi," ujar tokoh masyarakat Bengkalis, H Effendi Buntat kepada halloriau.com, Rabu (22/5/2013).
Akibat pemadaman tidak karuan oleh PLN ini, Buntat mengaku televisi 52 inchi miliknya rusak. Parahnya, ketika dibawa ke tempat service untuk diperbaiki peralatannya tidak ada pula.
"Menurut orang yang service harus dibawa di Pekanbaru. Kalau sudah seperti ini mana tanggung jawab PLN. Mereka seharusnya berimbang, jangan hanya ketika pelanggan menunggak langsung dilakukan pemutusan. Tapi ketika mereka merugikan pelanggan, dimana tanggungjawabnya," katanya.
Pendapat senada diungkap Linda, warga Kelapasari. Menurutnya, akhir-akhir ini
durasi pemadaman listrik PLN semakin parah. Dalam sehari bisa dua sampai tiga kali padam sehingga bisa mengganggu aktivitasnya.
"Durasi matinya sudah tidak bisa kita prediksi lagi. Jika sebelumnya dalam seminggu ada sekali pemadaman, sekarang dalam sehari bisa dua atau tiga kali meski tidak terlalu lama," ujar Linda.(zulkarnaen/MRnetwork)
sebagian barang elektronik milik warga menjadi rusak.
"Sejumlah alat alat elektronik saya rusak. Kalau sudah seperti ini siapa yang mau bertanggungjawab. Seharusnya PLN profesional, jangan hanya ketika pelanggan terlambat membayar aliran listrik diputus.
Ketika pelanggan dirugikan seperti ini, mereka juga seharusnya memberikan kompensasi," ujar tokoh masyarakat Bengkalis, H Effendi Buntat kepada halloriau.com, Rabu (22/5/2013).
Akibat pemadaman tidak karuan oleh PLN ini, Buntat mengaku televisi 52 inchi miliknya rusak. Parahnya, ketika dibawa ke tempat service untuk diperbaiki peralatannya tidak ada pula.
"Menurut orang yang service harus dibawa di Pekanbaru. Kalau sudah seperti ini mana tanggung jawab PLN. Mereka seharusnya berimbang, jangan hanya ketika pelanggan menunggak langsung dilakukan pemutusan. Tapi ketika mereka merugikan pelanggan, dimana tanggungjawabnya," katanya.
Pendapat senada diungkap Linda, warga Kelapasari. Menurutnya, akhir-akhir ini
durasi pemadaman listrik PLN semakin parah. Dalam sehari bisa dua sampai tiga kali padam sehingga bisa mengganggu aktivitasnya.
"Durasi matinya sudah tidak bisa kita prediksi lagi. Jika sebelumnya dalam seminggu ada sekali pemadaman, sekarang dalam sehari bisa dua atau tiga kali meski tidak terlalu lama," ujar Linda.(zulkarnaen/MRnetwork)
Sumber : halloriau
Editor : Ananda Donie

Animasi|Artikel|Unik dan Menarik|Auto Text BB|Blog Code|Blog Info|Blog Tool|Cerita Rakyat|Cinema|
Download|P Ramlee|Mutiara Bijak|HJ-Split|Pendidikan|PTC|Sejarah|SEO|Kesehatan|Tutorial|
Idul Adha|Update Via App|Widget|Cerpen|News
Download|P Ramlee|Mutiara Bijak|HJ-Split|Pendidikan|PTC|Sejarah|SEO|Kesehatan|Tutorial|
Idul Adha|Update Via App|Widget|Cerpen|News
Copyright © 2012 by Ananda Donie. All rights reserved


"
"
"
Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Accept criticism and suggestions from friends for the perfection of this Blog.
Hopefully this article useful,
Thank you :)